www.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.ws
www.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.ws
Tampilkan postingan dengan label puisi cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi cinta. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Februari 2010

KAPAL CINTA

Aku pernah mengarunginya
Walau Hanya sebentar
Kala itu aku bahagia
Duka dan airmata terkubur asmara mengebu

Berpikir itu hanyalah gelombang kecil
Ternyata sanggup menerpa kapal cinta yang terlihat kokoh
Nangkohda kesetiaan tak kuat menahan beban
Terseret arus dan akhirnya terbalik

Untung diri ini masih sanggup menyelamatkan kehidupan
Akhirnya sampai ke tepian
Memandang kapal yang tak tahu terseret ke mana
Tinggallah tarikan nafas penyesalan

Ini salah siapa
Ini takdir ataukah hukuman ..???

By Anita Pesik
Jogjakarta , Januari 2010

KARYA SENI ABADI

Perlahan lahan kau ukir rasa itu
Memahatnya dengan pisau perjuangan tak kenal lelah
Waktu bagimu adalah jalan terjal
Penolakan adalah ranjau yang siap merenggut nyawa

Kau tak putus asa
Terus dan terus kau berkreasi
Keyakinanmu adalah hasil karya sebuah hati yang terbuka
Yang akan menjadi karya seni abadi

Yang sanggup memberimu kebahagiaan
Yang ingin kau cintai dan mencintaimu
Kini ukiran itu mulai terbentuk indah
Sedikit demi sedikit memancarkan senyumannya ..

Jogjakarta , Januari 2010

Kamis, 18 Februari 2010

Kehidupan telah membawaku kepadamu
waktu pun telah bersusah payah mempertemukan
dunia menari indah
semangat dan impian menjalar menghiasi hari demi hari

Alam berhiaskan lampu lampu kebahagiaan
Bintang bintang menyanyikan lagu rindu
Satu hati serempak menghentak angkasa di malam hari
Para dewa cinta terusik
Mereka bangkit dengan pasukan terbaiknya.

Hingga sang takdir merasa tertantang
Ia pun datang dengan kekuasaannya
Mengambil alih kehidupan
merebut alam dang angkasa
Melawan dewa cinta dengan semangat membara

Takdir akhirnya menang
Tertawa menari di atas telaganya
Para dewa cinta tak berdaya
Akhirnya mati dalam kesia siaan

By : Anita Pesik

SESAL

Jika kau bukan seseorang yang hadir di hatiku
Pergilah….
Aku tidak butuh belas kasihan
Terlanjur hati ini tercampakkan
Dalam birunya laut yang tak bertepi


Hidup makin tak bersahaja
Ketika kau berikan senyum yang palsu
Indahnya hari tak terlihat lagi
Pergi bersama bayang bayangmu


Melalui waktu yang semakin tak menentu
Menjalani kisah yang tak berujung
Kerinduan
Kebencian
Kemarahan
Telah melebur dalam wadah yang sama

Tak ada rasa
Kecuali sesal


By : Anita Pesik

Senin, 15 Februari 2010

KENYATAAN CINTA

Aku tak bisa menjadi wanitamu
dan kau tak bisa menjadi lelakiku
kita pasrah pada kenyataan
yang telah merobel robek hati

aku wanita terindah katamu
dan kau lelaki termulia kataku
hanya pujian yang tak sanggup melebur bersama sang waktu
beriringan dengan airmata yang menjungjung kemurnian cinta

kenyataan yang memisahkan harapan
kau di sana dengan cinta sucimu yang menangis
dan aku di sini dengan cinta sejatiku yang tersenyum dalam perih
rindu tergeletak tak berdaya
tak tahu lagi jalan pulangnya

wanita dan lelaki yang penuh keiklasan
dalam penggalan hati yang mencoba memahami akan arti cinta sejati

By : Anita Pesik

Senin, 20 April 2009

Bukan Hatimu


Broken Heart Myspace Comments
MyNiceSpace.com

Sumber gambar : www.MyNiceSpace.com
Sumber gambar : www.associatedcontent.com

Kau pergi
dalam sepi yang bisu
menghindar dari kenyataan
menerobos keadaan hidup yang tak berpihak

kau hindari cinta suci
penuh penyangkalan
bukan hatimu
kau yang benci dengan dirimu sendiri
yang tak pedulikan kejujuran
bahwa cinta itu kau sambut
tapi kau binggung meletakkannya dimana

diam diam kau bunuh
kau rekayasa keadaan
tapi hati tak dapat berdusta
akhirnya hanya penyesalan
yang bertumpu pada keegoisan
berpancarkan kepedihan
dan hanya bisa termakan perih


By : Anita Pesik

Minggu, 12 April 2009

Jawaban Rindu



Sumber : www.filebuzz.com


Ini memang hanya cerita
bahwa rindu tak berdaya
cerita yang tak berujung
kata yang tak berakhir

kau hanya jadi penonton
kau tak bisa berubah jadi pemain
karena mungkin waktu yang belum bersahabat

kegelapan malam bukan berarti tak kelihatan
masih ada cahaya bintang kawan
rindu masih berdiri tegak
walau dia binggung menapaki padang siapa

ini hanya sebatas jiwa tak berdaya
yang tak pernah mampu menyatu dengan perasaan
biarkanlah
dia akan menemukan caranya sendiri
cara yang tak dimengerti
oleh logika yang paling pintar sekalipun

By ; Anita Pesik

Selasa, 07 April 2009

Rasa Cinta Tak Terduga



Sumber gambar :superlative1.worpress.com

Rasa cinta tak bisa diduga
tiba tiba saja menyerang hati
tapi bila cinta tak tersampaikan
sungguh hati menangis merana

Cinta Bermodalkan Harta



Sumber gambar : pantjasurya.wordpress.com

Salahkah diri bila mencintai
salahkah diri bila mengangumi
saat kasta dipertanyakan
saat cinta suci dibandingkan dengan materi


cinta jaman sekarang
cinta nyata bila uang pun nyata

diri ini hanya orang bodoh
yang tak mampu menyadari kemajuan jaman
cinta jangan katakan cinta
bila cinta tak bermodalkan harta selangit

Rindu Yang Binggung




Sumber Gambar : www.cpublishing-dewasa.blogspot.com


rindu terbagi
pada dua hati berbeda
rindu binggung membagi kapasitasnya

mencoba seadil adilnya
rindu tak mengerti
tak menyadari arti perbuatannya

rindu hanya menjalankan tugas
dari perintah pemilik yang tak mengerti perasaanya sendiri

yang satu dicintai
yang satu disayangi

rindu cuma korban
rindu cuma hamba yang setia

Senja




Sumber gambar : www.thomaslaupstad.com

Senja
hati tak inginkan
bila datang
hati tersiksa
hati ingin jauh

tak bisa senja
kau punya aturan
kau punya hukum
tak ada yang dapat merubahnya

sakitnya hati
dapatkah kau rasakan
atau kau tak peduli
senja
dengarkanlah permintaan hati

By : Anita Pesik

Senin, 06 April 2009

Warna Warni Cinta



Sumber Gambar :www.redcheekinda.wordpress.com



Warna warni cinta
indah... berhiaskan rindu
sakit... bermahkotakan penghiantan

By : Anita Pesik

Cinta Telah Pergi



Sumber gambar : www.chici.blogdetik.com

melangkah
menghampiri senja
menyusuri bukit sepi

cinta yang dicintai
pergi tanpa pesan

senyum utuh
tawa lepas
jadi kenangan menyakitkan
seperti sembilu mengiris hati

jalan hidup adalah misteri
tapi kenyataan sungguh menyakitkan
cahaya hidup seakan redup
mimpi indah jadi khayalan kelabu

Nasib
takdir ..
adakah ini permainanmu


By : Anita Pesik

Minggu, 05 April 2009

Dimanakah Keadilan ?



Sumber gambar : www.diseducation.com

Hanya bisa mengagumi
tak pernah mampu meraih
ada dunia terbentang
tak sanggup ditapaki nasib

mencaci maki keadilan
memusuhi kenyataan
langkah terhenti pada rasa tak berarti
bibir terdiam menanti sang waktu

Cinta terkubur dalam ambisi
tertanam dalam naluri yang tak mau peduli
bukan ini yang diharapkan
tapi bila terjadi
dimanakah keadilan ???

Selasa, 17 Maret 2009

Jarak Jauh



Sumber Gambar : www.engels.dannyvanbelle.com

kusampaikan pada bintang
kusampaikan pada bulan
kusampaikan pada matahari
kusampaikan pada samudera luas
kusampaikan pada dunia

ruang hati terisi cinta suci
karenanya rindu tak dapat dihalangi
cinta terlalu kuat menantang jarak


bumi boleh berputar kemana ia mau
angin boleh berhembus sesuka hatinya
hujan dan panas boleh berkeliling dengan gembira
ombak dan badai boleh menerjang kapan saja

tapi cinta ini seteguh batu karang
jarak yang jauh bukanlah penghalang

Minggu, 15 Maret 2009

Masa lalu



Sumber Gambar : My.opera.com/aiya/blog

tersenyum sendiri
merasa melakukan yang terbaik
hidup mencari kebahagiaan
berharap sesuai kenyataan

diantara bimbang dan keputusasaan
diri terpuruk dalam khayalan
Tak lelah mengali hikmah masa lalu
merobek lembaran hitam yang pernah tercatat

ada tangisan
ada luka
ada sepotong perih yang masih tertinggal

dimana tawa
aku merindukannya

by : Anita Pesik

Kamis, 12 Maret 2009

Cinta Berilah Aku Kesempatan



Sumber Gambar : www.shray.ampli5.org
Cinta
Aku lelah dipermainkan olehmu
Tapi aku tidak pernah berhenti untuk mencoba kesejatianmu
Sudah kucaci maki engkau
Bahkan berjanji untuk membencimu selamanya

Cinta..
Aku lemah disakiti olehmu
Tapi aku tidak pernah berhenti ingin untuk meraih keabadianmu
Sudah kupasrahkan untuk meninggalkanmu
Bahkan berharap tak akan pernah mengenalmu lagi


Cinta
Aku tergolek tak berdaya dihantam olehmu
Tapi aku tidak pernah berhenti untuk mendapatkan kebenaranmu
Sudah kucoba lupakan
Bahkan mengatakan pun aku sudah tak ingin

Cinta
Kesejatian ,keabadian,dan kebenaranmu kunantikan
Salahkah aku berharap demikian ?
Jika tidak ..
Berilah aku kesempatan




By : Anita Pesik

Rasa Yang Sama



Sumber Gambar : www.flicker.com

Jangan menangis
Bila kau merindukanku
Karena aku pun di sini
Menahan tangisanku

Jangan bersedih
Bila kau mengenangku
Karena akupun disini
Menyembunyikan kesedihanku

Jangan tak tidur
Bila kau memikirkanku
Karena aku pun di sini
Mencari waktu tidurku


Jangan merana
Bila kau kesepian
Karena aku pun di sini
Menelusuri hati yang merana


Sebab kita adalah sama
Merasakan hal yang sama






By : Anita Pesik

Rasa Yang lelah



Sumber Gambar :www.photobucket.com

Rasa ini
Tersimpan rapat di ujung kalbu
Bersembunyi di balik tingkah nyata
Bekerja keras menerobos relung hati
Berusaha mencari pemahaman pikiran

Sudah lelah
Bahkan terlalu lelah
Kerja keras
Bahkan terlalu keras

Dimana lagi ?
Kemana lagi ?
Dan harus bagaimana lagi ?

Kau tahu atau pura pura tidak tahu
Kau mengerti ataukah pura pura tidak mengerti
Menjadi tanda tanya
Memainkan ataukah dipermainkan

Biar saja
Biar rasa cinta ini yang memutuskan sendiri
Layakkah dia untuk terus berjuang
Ataukah harus mati dan tersiksa dengan keinginannya ..





By : Anita Pesik

Terbelenggu Rindu



Sumber Gambar : www.chakpak.com

Malam ini
Bulan memunculkan senyuman terindah
Dari jauh ia menyapa
Menghibur hati yang terkurung sepi


Bintang bintang berada di sisinya
Tak mau kalah akan keindahan sinarnya
Mereka bersukacita di angkasa
Mengajak setiap insan mensyukuri cinta sang ilahi


Jiwa yang terbelenggu rindu
Hanya mampu menatap pasrah
Pada Bulan
Pada Bintang
Kesendirian menuntun
Pada kekosongan jiwa
Pengharapan serta penantian yang hampa


By : Anita Pesik