Kesucian cinta tak ada artinya
Mati ditelan keberingasan harta
Tak ada uang tak ada cinta
Sungguh ironis nasib cinta suci
Harta ,,,
Hanya penopang hidup
Tapi bukan jaminan menujuh kebahagiaan
Dengan cinta suci kita menghasilkan uang
Tapi dengan uang kita tak pernah menghasilkan cinta suci
Cinta suci terlalu mahal nilainya
Sampai matipun dia akan tetap abadi
By : Anita Pesik
Kamis, 12 Maret 2009
Jatuh Cinta
Wajahmu terus mengema dalam ruang rindu
Senyummu menusuk setiap sudut mimpi
Dalam lubuk jiwa tertanam ambisi
Meraih buah cinta di pucuk tertinggi pohon hatimu
Setiap langkah memanggil namamu
Memaksa raga mencari pasangannya
Kadang pikiran berteriak tak sanggup
Setiap selnya mengalir bayanganmu
Kesepian mulai melanda
Membanjiri malam yang terasa panjang
Kadang senyuman hadir tanpa diundang
Berkeliaran bebas tanpa memberi alasan pasti
By : Anita Pesik
Senyummu menusuk setiap sudut mimpi
Dalam lubuk jiwa tertanam ambisi
Meraih buah cinta di pucuk tertinggi pohon hatimu
Setiap langkah memanggil namamu
Memaksa raga mencari pasangannya
Kadang pikiran berteriak tak sanggup
Setiap selnya mengalir bayanganmu
Kesepian mulai melanda
Membanjiri malam yang terasa panjang
Kadang senyuman hadir tanpa diundang
Berkeliaran bebas tanpa memberi alasan pasti
By : Anita Pesik
Perasaan Suci
Kau boleh memaki aku dalam kebencian
Tapi jangan menyalahkan cinta karena ia tak berdosa
Hati ini yang lancang mencintai
Tapi bukan perasaan suci yang hanya mencari kebenaran
Ia tak mau tersiksa dengan keinginannya
Ia berani bertarung melawan kenyataan yang menyakitkan
Seperti ini …
Ketika kau bentak
Kau cemooh
Dan kau hina kejujurannya
Jawaban pasti telah menantiku
Menunggu di ladang kemarahan
Tempat hamparan hatimu
By : Anita Pesik
Tapi jangan menyalahkan cinta karena ia tak berdosa
Hati ini yang lancang mencintai
Tapi bukan perasaan suci yang hanya mencari kebenaran
Ia tak mau tersiksa dengan keinginannya
Ia berani bertarung melawan kenyataan yang menyakitkan
Seperti ini …
Ketika kau bentak
Kau cemooh
Dan kau hina kejujurannya
Jawaban pasti telah menantiku
Menunggu di ladang kemarahan
Tempat hamparan hatimu
By : Anita Pesik
Maut Abadi
Kau pergi dengan cinta suci
Membawa kenangan indah dan sejuta impian
Kecelakaan merampas nyawamu dari bumi
Maut abadi menghantarkan tidur panjangmu
Di atas tumpukan tanah basah dan bunga mawar segar
Airmata mengiringi sumpah setiaku
Bahwa kau akan selalu ada di hatiku
Sekali seumur hidup kau adalah cintaku
By : Anita Pesik
Membawa kenangan indah dan sejuta impian
Kecelakaan merampas nyawamu dari bumi
Maut abadi menghantarkan tidur panjangmu
Di atas tumpukan tanah basah dan bunga mawar segar
Airmata mengiringi sumpah setiaku
Bahwa kau akan selalu ada di hatiku
Sekali seumur hidup kau adalah cintaku
By : Anita Pesik
Keputusan Hati
Benih cinta
Tumbuh di antara bunga persahabatan
Membuat tidak berdaya melawan kenyataan di hati
Namamu mulai terukir
Diam diam mencari tempat yang istimewa
Ekpresi wajah adalah dusta
Mencoba menghindar dan lari sejauh mungkin
Sampai kapan kutahan rasa ini
Melalangbuana dengan waktu yang siap menantangku
Kehadiranmu adalah bahagia juga sedihku
Aku membutuhkan sahabat sekaligus kekasih
Keputusan hati berlutut pasrah menunggu perintah
Rasa cinta berdiri tegak menanti kejujuranku
By : Anita Pesik
Tumbuh di antara bunga persahabatan
Membuat tidak berdaya melawan kenyataan di hati
Namamu mulai terukir
Diam diam mencari tempat yang istimewa
Ekpresi wajah adalah dusta
Mencoba menghindar dan lari sejauh mungkin
Sampai kapan kutahan rasa ini
Melalangbuana dengan waktu yang siap menantangku
Kehadiranmu adalah bahagia juga sedihku
Aku membutuhkan sahabat sekaligus kekasih
Keputusan hati berlutut pasrah menunggu perintah
Rasa cinta berdiri tegak menanti kejujuranku
By : Anita Pesik
Maafkan
Kasih
Maafkan aku yang harus pergi
Lelah sudah hatiku
Terkuras sudah airmataku
Kau adalah raja sedangkan aku rakyat jelata
Kakiku tak pantas menginjak istanamu
Cinta tulus yang hadir di hatiku
Mengaku kalah karena kekuatan uang
Hari ini aku sadari kebodohanku
Hari ini aku mengerti sedikit tentang takdir kehidupan
Bagaimana menjalani hidup
Bagaimana memahami arti cinta
Biarkan cinta kita jadi kenangan indah
Menjadi bagian hidup yang akan selalu teringat
By : Anita Pesik
Maafkan aku yang harus pergi
Lelah sudah hatiku
Terkuras sudah airmataku
Kau adalah raja sedangkan aku rakyat jelata
Kakiku tak pantas menginjak istanamu
Cinta tulus yang hadir di hatiku
Mengaku kalah karena kekuatan uang
Hari ini aku sadari kebodohanku
Hari ini aku mengerti sedikit tentang takdir kehidupan
Bagaimana menjalani hidup
Bagaimana memahami arti cinta
Biarkan cinta kita jadi kenangan indah
Menjadi bagian hidup yang akan selalu teringat
By : Anita Pesik
Selingkuh
Aku berdiri di atas benteng kesetiaan
Berteriak lantang mengagungkan cinta
Tiba tiba badai penghianatan menghempaskan hati
Menjatuhkan aku dalam jurang penyesalan yang dalam
Benteng itu kau hancurkan dengan senjata selingkuh
Teriakkan itu kau sumbat dengan kain berlumur dusta
Cintamu ternyata penuh praktek kemunafikan
Pribadi lembutmu berisi raga kebohongan
Kepercayaan yang kutorehkan di hatimu
Tak mampu bertahan mendampingi jiwa penyelewenganmu
Aku merana dalam luka hati yang perih
Menunggu hari esok yang penuh tanda Tanya
Akankah datang cinta sejati menyapa
By : Anita Pesik
Berteriak lantang mengagungkan cinta
Tiba tiba badai penghianatan menghempaskan hati
Menjatuhkan aku dalam jurang penyesalan yang dalam
Benteng itu kau hancurkan dengan senjata selingkuh
Teriakkan itu kau sumbat dengan kain berlumur dusta
Cintamu ternyata penuh praktek kemunafikan
Pribadi lembutmu berisi raga kebohongan
Kepercayaan yang kutorehkan di hatimu
Tak mampu bertahan mendampingi jiwa penyelewenganmu
Aku merana dalam luka hati yang perih
Menunggu hari esok yang penuh tanda Tanya
Akankah datang cinta sejati menyapa
By : Anita Pesik
Bukan Diri ini
Jangan paksa aku untuk mencintai
Sebab rasa ini hanya belaskasihan
Hatimu yang rapuh kupahami
Selayaknya diri ini hanya menghibur
Mencoba menyadarkan akan arti hidup
Jangan putus asa bila disakiti cinta
Menangislah sepuasnya
Dan kembali tertawa
Cinta sejati memang demikian
Haruslah kau cari menyusuri lorong airmata
Dia tersembunyi di sudut fajar
Tunggulah ia muncul membawa sinar kebahagiaan
Kumengerti
Kau haus akan cinta sejati
Tapi bukan diriku
Bersahabatlah dengan waktu
Yakinilah suatu hari ia menyapamu
By : Anita Pesi
Sebab rasa ini hanya belaskasihan
Hatimu yang rapuh kupahami
Selayaknya diri ini hanya menghibur
Mencoba menyadarkan akan arti hidup
Jangan putus asa bila disakiti cinta
Menangislah sepuasnya
Dan kembali tertawa
Cinta sejati memang demikian
Haruslah kau cari menyusuri lorong airmata
Dia tersembunyi di sudut fajar
Tunggulah ia muncul membawa sinar kebahagiaan
Kumengerti
Kau haus akan cinta sejati
Tapi bukan diriku
Bersahabatlah dengan waktu
Yakinilah suatu hari ia menyapamu
By : Anita Pesi
Cinta Penjajah Cinta
Mengapa kau menangis wahai belahan jiwa
Airmatamu berteriak memanggil namaku
Menyesalkah ?
Raga ternoda
Tapi tidak dengan cinta
Nikmat duniawi memang sementara
Dosa adalah bayangan kegelisahaan jiwa
Jangan pandang duniaku
Lihat isi hatiku
Semua dilakukan demi menyambung nafas
Sambil mencari tangan cinta yang terbuka
Mencintai dan menerima apa adanya
Memahami sepenuhnya akan arti perjuangan hidup
By : Anita Pesik
Airmatamu berteriak memanggil namaku
Menyesalkah ?
Raga ternoda
Tapi tidak dengan cinta
Nikmat duniawi memang sementara
Dosa adalah bayangan kegelisahaan jiwa
Jangan pandang duniaku
Lihat isi hatiku
Semua dilakukan demi menyambung nafas
Sambil mencari tangan cinta yang terbuka
Mencintai dan menerima apa adanya
Memahami sepenuhnya akan arti perjuangan hidup
By : Anita Pesik
Jalan Terbaik
Mengapa rasa curigamu selalu menyerangku
Membuntuti aku dengan pertanyaan berlapis kecemburuan
Tak ada kesempatan bibir membela diri
Memberi jawaban yang dapat kau pahami
Mempertahankan cinta begini terlalu sulit
Kau yang tak memahami aku ataukah aku yang tak memahamimu
Jalan terbaik adalah perpisahan
Daripada menyatukan dua prinsip yang selalu menghadirkan pertengkaran
Menjadi teman biasa mungkin lebih baik
Daripada menjadi kekasih yang tak lebih adalah musuh
By : Anita Pesik
Membuntuti aku dengan pertanyaan berlapis kecemburuan
Tak ada kesempatan bibir membela diri
Memberi jawaban yang dapat kau pahami
Mempertahankan cinta begini terlalu sulit
Kau yang tak memahami aku ataukah aku yang tak memahamimu
Jalan terbaik adalah perpisahan
Daripada menyatukan dua prinsip yang selalu menghadirkan pertengkaran
Menjadi teman biasa mungkin lebih baik
Daripada menjadi kekasih yang tak lebih adalah musuh
By : Anita Pesik
Rasa Cinta
Tak pernah rasa cinta pupus
Kendati menelan kekecewaan pahit di hati
Penolakan yang kau lontarkan
Menjadi pembelajaran akan cinta itu sendiri
Menikmati kegagalan adalah hikmah
Bahwa dalam mengejar cinta tak ada kata putus asa
Cinta adalah kekuatan jiwa
Yang sanggup berkorban untuk keinginannya
Cinta akan terus berjalan
Mencari jawaban dari setiap pertanyaannya
Suatu hari ia akan kembali dengan kekuatan dasyat
Menemukanmu terpuruk sepi
Di sudut ruang rindu
By : Anita Pesik
Kendati menelan kekecewaan pahit di hati
Penolakan yang kau lontarkan
Menjadi pembelajaran akan cinta itu sendiri
Menikmati kegagalan adalah hikmah
Bahwa dalam mengejar cinta tak ada kata putus asa
Cinta adalah kekuatan jiwa
Yang sanggup berkorban untuk keinginannya
Cinta akan terus berjalan
Mencari jawaban dari setiap pertanyaannya
Suatu hari ia akan kembali dengan kekuatan dasyat
Menemukanmu terpuruk sepi
Di sudut ruang rindu
By : Anita Pesik
Tersakiti Cinta
Hati beku tersakiti cinta
Waktu menjadi dingin
Hujan airmata mengiringi
Kegelapan memancar di siang hari
Penyesalan berontak mengema di hati
Senyum menghilang di pucuk sendu
Tawa berlalu pergi mencari sahabat cerianya
Kepedihan berteriak gembira karena kebebasannya
Tinggallah aku merenungi nasib
Bersahabat sepi
Bercanda pilu
By : Anita Pesik
Waktu menjadi dingin
Hujan airmata mengiringi
Kegelapan memancar di siang hari
Penyesalan berontak mengema di hati
Senyum menghilang di pucuk sendu
Tawa berlalu pergi mencari sahabat cerianya
Kepedihan berteriak gembira karena kebebasannya
Tinggallah aku merenungi nasib
Bersahabat sepi
Bercanda pilu
By : Anita Pesik
Biarkan Cinta Pergi
Seandainya
Bukan cintaku yang bertahta di hatimu
Biarkan cinta pergi dengan ketulusannya
Yang kubutuhkan
Hanya kejujuran
Agar cinta ini berlalu tanpa penyesalan
Terimakasih atas cinta yang kau berikan
Walaupun hanya sepenggal cinta yang berbalut kepura puraan
Doa bahagiaku kan selalu menyertai
Tapi satu hal yang perlu kau tahu
Sampai kapanpun
Kau tetap di hatiku
By : Anita Pesik
Bukan cintaku yang bertahta di hatimu
Biarkan cinta pergi dengan ketulusannya
Yang kubutuhkan
Hanya kejujuran
Agar cinta ini berlalu tanpa penyesalan
Terimakasih atas cinta yang kau berikan
Walaupun hanya sepenggal cinta yang berbalut kepura puraan
Doa bahagiaku kan selalu menyertai
Tapi satu hal yang perlu kau tahu
Sampai kapanpun
Kau tetap di hatiku
By : Anita Pesik
Hati Yang Lelah
Kau datang menawarkan segengam cinta
Pada hati yang remuk dan kecewa
Senyummu mencoba menyakinkan
Masih ada cinta sejati berkelana
Malam malam adalah kebimbangan
Mata terpejam tapi sesungguhnya aku tak tidur
Hati sudah lelah terluka
Hujan airmata tercurah hingga kini
Maafkan aku
Biarlah waktu menjadi sahabatmu
Memberi tahu bila tiba saatnya
Cintamu dapat berlabuh di hatiku
By : Anita Pesik
Pada hati yang remuk dan kecewa
Senyummu mencoba menyakinkan
Masih ada cinta sejati berkelana
Malam malam adalah kebimbangan
Mata terpejam tapi sesungguhnya aku tak tidur
Hati sudah lelah terluka
Hujan airmata tercurah hingga kini
Maafkan aku
Biarlah waktu menjadi sahabatmu
Memberi tahu bila tiba saatnya
Cintamu dapat berlabuh di hatiku
By : Anita Pesik
Pemain Cinta
Cintamu adalah karangan bunga dusta
Yang kau pajang rapi mengelilingi setiap bidadari
Kau sebarkan harum cinta palsu
Kau tarik mereka dalam jurang nestapa cinta
Rupa wajahmu menjadi senjata ampuh
Yang siap menembak dengan peluru rayuan
Demi berburu harta dan kenikmatan duniawi
Demi gengsi dan kehormatan semu
Cinta bagimu adalah permainan
Bagi siapa saja dan untuk apa saja
Semoga keadaan tak berpaling
Di tempat cinta sejati berpijak dengan gagah
Sebab,,,
Cinta sejati akan mengusirmu
Membuatmu terkurung dalam menara penyesalan
Merasakan hujan airmata yang tiada berhenti
By :Anita Pesik
Yang kau pajang rapi mengelilingi setiap bidadari
Kau sebarkan harum cinta palsu
Kau tarik mereka dalam jurang nestapa cinta
Rupa wajahmu menjadi senjata ampuh
Yang siap menembak dengan peluru rayuan
Demi berburu harta dan kenikmatan duniawi
Demi gengsi dan kehormatan semu
Cinta bagimu adalah permainan
Bagi siapa saja dan untuk apa saja
Semoga keadaan tak berpaling
Di tempat cinta sejati berpijak dengan gagah
Sebab,,,
Cinta sejati akan mengusirmu
Membuatmu terkurung dalam menara penyesalan
Merasakan hujan airmata yang tiada berhenti
By :Anita Pesik
Langganan:
Postingan (Atom)



